
Halo readers!
Akreditasi kampus tentu menjadi sorotan utama bagi para pencari perguruan tinggi, tidak hanya perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta pun pasti berlomba-lomba untuk mendapatkan akreditas yang baik bagi kampusnya.
Akreditas kampus di INTAN kini sedang menjadi pembicaraan antara mahasiswa dan dosen, karena diperkirakan ada penurunan akreditas pada salah satu program studi yaitu agroteknologi, apakah ini berita sudah valid?
Banyak pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswa tentang kebenaran berita ini. Hingga kekhawatiran mengenai dampaknya bagi para lulusan baru INTAN, bagaimana dengan alumni yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya dengan beasiswa? Bagaimana dengan pendaftaran CPNS / PPPK? Yang tentunya akreditasi ini sangat berpengaruh.
Di Kampus INTAN sendiri ada tiga prodi yaitu Agroteknologi, Teknologi hasil Pertanian, dan Kehutanan.
Bapak Agus Sunyata selaku Wakil Rektor 1 mengatakan, “Akreditasi kampus sudah turun hasilnya Baik, akreditasi program studi untuk pertanian dan TP masa berlakunya sampai Desember, untuk TP akreditas sudah turun karena sudah memasuki pemantauan tahap kedua sedangkan yang pertanian itu belum karena masih menunggu penilaian tahap terakhir”
Jadi untuk akreditasi program studi yang sudah jelas adalah TP, sedangkan untuk Agroteknologi masih simpang siur dan belum ada kejelasan dari pihak kampus karena masih dalam pemantauan dan penurunan akreditasi agroteknologi datanya belum valid, karena pihak kampus juga tidak melakukan kesalahan apapun.
“Misalkan kita pernah menunda yudisium itu dampaknya penurunan akreditasi, tetapi kita tidak pernah menunda yudisium meskipun hanya satu mahasiswa yang lulus tetap kami lakukan yudisium, jadi itu bukan kesalahan dari kampus” ujar Bapak Agus Sunyata.
Menurut Bapak Agus Sunyata, pihak kampus belum pernah menyalahi aturan sehingga tidak ada kesalahan dari kampus apabila akreditas program studi itu turun. Peran mahasiswa juga sangat berpengaruh terhadap penilaian program studi, yang menjadi pemicu utama adalah misal jumlah mahasiswa masuk di angkatan 23 nanti lulus dengan jumlah yang tidak menurun drastis. Angka kelulusan sama dengan angka jumlah mahasiswa perangkatan, atau tidak berbanding terbalik.
Lalu bagaimana peran mahasiswa untuk akreditas yang bagus? “Yang menjadi komponen utama misal mahasiswa masuk 4 ya yang keluar 4, masuk 4 keluar di tahun ke empat, ayo lah mahasiswa berperan disitu tepat waktu, harus lulus, dan hasilnya baik. Nah itu peran mahasiswa dan bisa juga memberikan umpan balik kepada institut, contohnya misal di lapangan kita itu kurang skill ini maka mahasiswa pada saat peninjauan kurikulum, mahasiswa dapat memberikan masukan” tambahnya.
Lalu apakah mahasiswa juga sudah ikut andil dalam peninjauan kurikulum ?
Ini mungkin masih banyak mahasiswa yang kurang tau tentang pembentukan kurikulum dan penetapan kurikulum di Kampus INTAN, atau kampus sudah transparan dengan mahasiswa tentang pembentukan kurikulum di INTAN ?
“Akreditasi itu yang ditinjau ada sembilan elemen, yang pertama mahasiswa, dosen dengan kecukupan jumlah dosen, dosen tetap dan dosesn tidak tetap, rasio jumlah mahasiswa dan jumlah dosen, kualifikasi akademik dosen. Jadi, kualifikasi ini menjadi perhatian karena rasio dosen yang bergelar doctor minimal 15% tiap prodi” ujar salah satu dosen Teknologi Pertanian, Bapak Yulius Kiswanto.
Menurut Bapak Yulius akreditasi itu sangat penting karena itu mempengaruhi pekerjaan masa depan mahasiswa, studi lanjut juga melihat dari akreditasi kampus dengan akreditasi minimal B.
“Mahasiswa silakan menjalankan tugas dan aktivitas lebih aktif baik di akademik maupun non akademik. Di akademik atau perkuliahan itu dengan ketetapan lulus dan nilai kelulusan, kemudian di luar akademik itu saya kira mahasiswa bisa menjadi salah satu corong intan di INTAN entah itu di olahraga, seni, atau di apapun itu, itu juga akan memperkenalkan INTAN didalam Masyarakat” imbuh Pak Yulius.
Penulis : Anggi / JW
Fotografer : Nuriy / JW
Desain : Rizkiana / AB
Follow juga media sosial kami di,
Instagram : gemamahasiswa
Youtube : Gema Mahasiswa
G-mail : [email protected]
BERANI BERKARYA🖋️
