Muslimah News, NAFAIS TSAMARAT — Firman-Nya, “Musa mengucapkan doa, ‘Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku.’” (QS Thaha: 25—26).
Inilah doa Nabi Musa alaihi salam saat diperintahkan oleh Allah Taala untuk menghadap kepada Firaun dalam rangka mendakwahi dan memperingatkannya dari kesombongan karena kekuasaannya.
Hati yang lapang merupakan kekuatan besar yang dapat membantu seorang mewujudkan cita-citanya dan berbagai hal bermanfaat lainnya. Sebaliknya, seseorang yang sempit hatinya, ia akan selalu gelisah dan sedih. Hal ini akan menyebabkan banyak manfaat dan kebaikan dalam hidupnya terbengkalai. Ia pun tidak mampu beramal baik dan tidak bersemangat memasuki pintu-pintu kebaikan. Semoga para juru dakwah senantiasa memiliki hati yang lapang dalam mengurusi berbagai urusan umat. [MNews/RY-YG]
