Surabaya, MMI – Upaya memperkuat citra Kampung Wisata Edukasi Maspati sebagai pusat pembelajaran dan wisata budaya kini memasuki babak baru dengan hadirnya website e-market ExploreMaspati (https://exploremaspati.com/).
Platform digital ini dikembangkan untuk meningkatkan brand awareness sekaligus memperluas jangkauan promosi potensi wisata dan produk UMKM warga Maspati.
Sebagai kampung heritage yang sarat nilai sejarah dan budaya, Maspati menyadari pentingnya adaptasi terhadap perkembangan era digital agar tetap relevan bagi wisatawan generasi muda.
Untuk itu, tim dosen dari Program Studi Teknik Industri turut memberikan pendampingan melalui rangkaian sosialisasi dan pelatihan.

Dosen Mega Cattleya P.A. Islam, S.ST., M.T. hadir sebagai pemateri utama dalam sesi sosialisasi brand awareness.
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa peningkatan citra kampung wisata membutuhkan strategi komunikasi yang konsisten, visual branding yang kuat, serta pemanfaatan media digital yang efektif.
Baca Juga: Festival Kampung Cempluk ke-15: Membangkitkan Kesenian Tradisional dan Ekonomi Lokal di Malang
“Branding kampung bukan hanya soal logo dan tagline, tetapi bagaimana pengalaman, cerita, dan identitas lokal mampu tersampaikan kepada publik secara tepat,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Rizqi Novita Sari, S.ST., M.T. memberikan pelatihan teknis mengenai penggunaan website ExploreMaspati yang telah dikembangkan dalam program pendampingan.
Ia menjelaskan fitur-fitur utama platform, mulai dari katalog produk UMKM, informasi paket wisata edukasi, pemesanan tur, hingga integrasi media sosial.
“Website ini dirancang agar mudah diakses masyarakat dan wisatawan, sekaligus menjadi etalase digital bagi potensi Maspati,” jelasnya.

Berdasarkan penyuluhan yang telah dilakukan, Dosen Yekti Condro Winursito, S.T., M.Sc. mengatakan bahwa digitalisasi marketing bagi produk UMKM di Kampung Lawas Maspati merupakan langkah strategis yang tidak hanya memperluas jangkauan pasar, tetapi juga memperkuat identitas kampung wisata berbasis heritage di era modern.
Pemanfaatan platform website e-market menjadi sarana penting untuk menampilkan keunikan produk lokal, meningkatkan visibilitas UMKM, serta membangun brand image yang lebih profesional dan kompetitif.
Dengan digitalisasi, pelaku UMKM dapat lebih mudah terhubung dengan wisatawan, konsumen muda, dan pasar global, sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi kreatif masyarakat Maspati melalui pemasaran yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kehadiran website e-market tersebut disambut antusias oleh warga dan pelaku UMKM, yang menilai platform ini dapat membantu meningkatkan visibilitas produk lokal serta memperluas pasar.
Selain itu, pengelola kampung berharap sistem digital ini dapat menarik minat wisatawan untuk mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Maspati melalui pendekatan yang lebih modern.
Dengan dukungan akademisi, masyarakat, dan pengembangan berbasis teknologi, Kampung Wisata Edukasi Maspati kini semakin siap memperkuat posisinya sebagai destinasi pembelajaran dan wisata budaya di Kota Surabaya.
Peluncuran website e-market ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun identitas kampung yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing di era digital.
Penulis:
1. Rizqi Novita Sari, S.ST., MT.
2. Mega Cattleya P.A Islami, S.ST., MT.
3. Yekti Condro Winursito, ST., M.Sc.
4. M. Ilham Adi Prayoga
5. Jihan Dwi Sachoya
6. Maula Aringga Maghfur
7. Tania Shifa Marlian
Mahasiswa dan Dosen Prodi Teknik Industri, UPN “Veteran” Jawa Timur
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
The post Pengembangan Brand Awareness Kampung Wisata Edukasi Maspati sebagai Pusat Pembelajaran dan Wisata Budaya melalui Pengembangan Website E-Market appeared first on Media Mahasiswa Indonesia.