Kekerasan Orde Baru tidak dapat kita sangkal. Dampaknya bukan hanya terpusat di Pulau Jawa dan Bali, tetapi menyebar ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur. Di Pulau Timor—jauh dari tangkapan kamera pun perhatian massa—terjadi tragedi kemanusiaan kelam yang merenggut ribuan nyawa.
Bagi perempuan Timor, tragedi tersebut tidak hanya menakutkan dalam kurun waktu 1965-1967, tetapi juga membekas hingga kini. Adu domba, pengucilan, dan penghapusan identitas menghantui mereka.
Video-video Jejak Genosida 1965-1966 di NTT : “Dituding PKI, ‘ditelanjangi untuk cari cap Gerwani”; “Waktu Ayah dan Paman Saya Mau Dieksekusi, Saya Disuruh Menari”; ……
Memori-Memori Terlarang dan Kekerasan Yang Masih Dirahasiakan (Situs Genosida ’65 Nusa Tenggara Timur)
Memori-memori Terlarang (’65) dan Jalan Rekonsiliasi : Kisah Pendeta Mery Kolimon dan Upaya Membawa Gereja Bertransformasi
